Hubungan Rasionalitas Pengobatan dan Kepatuhan Pasien TB Paru Kategori 1 dengan Keberhasilan Terapi di Puskesmas X Sumatera Selatan

Penulis

  • Yopi Rikmasari

Abstrak

Tuberkulosis (TB) paru sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kecacatan, dan kematian yang tinggi bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Keberhasilan terapi sangat tergantung dari factor-faktor yang mempengaruhinya, diantaranya rasionalitas pengobatan dan kepatuhan pasien.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasionalitas pengobatan dengan ke1berhasilan terapi dan hubungan antara kepatuhan pasien dengan keberhasilan terapi. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional korelasional analitik dengan uji statistik chi square. Data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder. Populasi pada penelitian ini merupakan populasi sampel (sampling population), yaitu keseluruhan individu akan menjadi unit penelitian jika memenuhi kriteria inklusi. Rasionalitas pengobatan dinilai melalui analisa kesesuaian paduan terapi, dosis dan lama pengobatan dengan standar pengobatan TB di donesia. Kepatuhan pasien dinilai dengan kuesioner MMAS-8. Terapi dinyatakan berhasil jika pasien yang dinyatakan sembuh pada saat pemeriksaan terakhir.

Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden, sebanyak 20 (66,7%) dinyatakan sembuh dan 10 (33,3%) gagal. Pengobatan yang rasional sebanyak 16 (53,3%) dan tidak rasional 14 (46,7%) serta tingkat kepatuhan tinggi 15 (50%) dan rendah-sedang (50%). Terdapat hubungan antara rasionalitas pengobatan dengan keberhasilan terapi (p = 0,013). Pasien yang mendapatkan pengobatan rasional berpeluang 9 kali sembuh dibandingkan dengan pengobatan yang tidak rasional (OR=9) dan terdapat hubungan antara kepatuhan pasien dengan keberhasilan terapi (p = 0,007). Pasien dengan tingkat kepatuhan tinggi berpeluang 21 kali sembuh dibandingkan dengan tingkat kepatuhan rendah-sedang (OR = 21).

Unduhan

Kata Kunci:

TB Paru, Rasionalitas, Kepatuhan, Keberhasilan Terapi