Aktivitas Antioksidan Fraksi n-Heksan, Fraksi Etil Asetat dan Fraksi Air Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) Menggunakan Metode DPPH
DOI:
https://doi.org/10.61685/jibf.v11i2.166Kata Kunci:
daun ganitri, antioksidan, IC50, flavonoid totalAbstrak
Daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) mengandung senyawa flavonoid, fenolik, steroid dan saponin. Senyawa flavonoid berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan aktivitas antioksidan dari fraksi n-heksan, etil asetat dan air ekstrak etanol daun ganitri menggunakan metode DPPH dan penetapan kadar flavonoid total. Simplisia daun ganitri diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hasil ekstrak dilakukan fraksinasi bertingkat hingga didapatkan fraksi kental. Masing-masing fraksi diuji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dengan pembanding vitamin C, dan ditetapkan flavonoid total dengan pembanding kuersetin menggunakan spektrovotometri UV-Vis. Data absorbansi dianalisis secara regresi linier untuk mendapatkan nilai IC50. Kadar flavonoid total dinyatakan dengan mg/gram fraksi. Hasil penelitian aktivitas antioksidan menunjukkan fraksi n-heksan, etil asetat dan air ektrak etanol daun ganitri memiliki nilai IC50 secara berurutan sebesar 73,6122 ± 0,7086 µg/mL, 39,3118 ± 0,3656 µg/mL, dan 199,8732 ± 0,8007 µg/mL, vitamin C IC50 sebesar 7,3214 ± 0,1151 µg/mL. Hasil penetapan kadar flavonoid total dari fraksi n-heksan, etil asetat dan air ektrak etanol daun ganitri memiliki kadar secara berurutan yaitu sebesar 8,6814±0,0376 mgQE/gram, 9,9204±0,2557 mgQE/gram, dan 0,7270±0,0055 mgQE/gram.








