Limfadenopati : Studi Kasus Dan Strategi Terapi Di Rs X Kota Gorontalo
Kata Kunci:
antibiotik, bronkopnuemonia, limfadenopati, terapi, TuberkulosisAbstrak
Kelenjar getah bening (KGB) merupakan bagian penting dari sistem limfatik dan dapat mengalami pembesaran akibat berbagai penyebab, termasuk infeksi tuberkulosis. Limfadenopati yang berkembang menjadi limfadenitis tuberkulosis sering ditemukan di negara berkembang dan memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penatalaksanaan medis dan strategi terapeutik pada pasien limfadenopati regio colli dengan riwayat tuberkulosis, hipertensi, dan bronkopneumonia di RS X Kota Gorontalo. Penelitian dilakukan secara deskriptif menggunakan data rekam medis pasien Ny. A berusia 64 tahun, yang dirawat sejak 22 September 2023 hingga 03 Oktober 2023. Metode analisis menggunakan pendekatan SOAP serta penelusuran literatur ilmiah untuk memperkuat interpretasi klinis. Data yang dikaji mencakup anamnesis, hasil pemeriksaan fisik, intervensi terapi medis dan non-farmakologi. Hasil penelitian menunjukkan pasien mengalami limfadenopati regio colli dengan komplikasi ulkus dan infeksi sekunder, serta komorbid hipertensi dan anemia. Terapi yang diberikan meliputi antibiotik spektrum luas (ceftriaxone, levofloxacin, ciprofloxacin), metronidazole topikal, injeksi ketorolac, antihipertensi (amlodipin, candesartan, bisoprolol), vitamin B kompleks, NAC, GG, ranitidine serta transfusi darah. Pengobatan bersifat holistik dan disesuaikan dengan kondisi klinis yang berubah. Terapi menunjukkan respons positif ditandai dengan perbaikan gejala dan kondisi umum pasien hingga dipulangkan. Terapi yang diterapkan terbukti tepat dalam menangani kondisi pasien, serta menunjukkan pentingnya kerjasama antarintervensi medis untuk meningkatkan keberhasilan terapi.








