Uji Efektivitas Estrak Daun Kelor (Moringa oleIfera L) Sebagai Penurun Kolesterol Pada Hewan Coba Mencit (Mus musculus)
Kata Kunci:
Daun kelor, kolesterol, mencit, metanolAbstrak
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan). Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi berlangsung lama berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Daun kelor (Moringa oleifera L) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang mampu menurunkan kolesterol. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak metanol daun kelor (Moringa oleifera L) dalam menurunkan kadar kolesterol pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diawali dengan ekstraksi secara maserasi, skrining fitokimia dan uji efek hiperkolesterolemia. Subjek penelitian terdiri dari 5 kelompok. Kelompok 1 yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 2 yaitu kontrol positif (Simvastatin 10 mg), kelompok 3 yaitu kelompok uji (Dosis 20 mg/kgBB), kelompok 4 yaitu kelompok uji (dosis 30 mg/kgBB), kelompok 5 yaitu kelompok uji (dosis 40 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) mengandung senyawa falvonoid, tanin, saponin. Dari ketiga dosis yang digunakan, yang memiliki efektivitas sebagai antihiperkolesterolemia pada mencit kelompok 5 dengan dosis 40 mg/kgBB.
Kata Kunci : Daun kelor, kolesterol, mencit, metanol








