FORMULASI SABUN CAIR EKSTRAK BONGKOL PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI DENGAN VARIASI MINYAK ZAITUN PADA BASIS SABUN

Penulis

  • Novi Nurleni Prodi Sarjana Farmasi STIFI Bhakti Pertiwi
  • hilma Prodi Sarjana Farmasi STIFI Bhakti Pertiwi
  • Arie Firdiawan Prodi Sarjana Farmasi STIFI Bhakti Pertiwi

DOI:

https://doi.org/10.61685/jibf.v8i1.120

Kata Kunci:

sabun, ekstrak bongkol pisang kepok, stabilitas

Abstrak

Teknologi pengembangan formulasi sediaan sabun dipasaran saat ini berkembang sangat pesat. Banyak zat tambahan yang digunakan untuk memperoleh hasil maksimal. Akan tetapi, zat yang digunakan sebagian besar merupakan bahan kimia yang apabila digunakan jangka panjang dapat menimbulkan reaksi alergi bagi pasien yang memliliki hipersinsitifitas kulit. Sehingga, perlu dikembangkan formulasi sabun yang berasal dari alam untuk meminimalkan reaksi tersebut. Ekstrak bonggol pisang kepok (Musa paradisiaca L) memiliki khasiat sebagai antibakteri yang dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun dengan memvariasiakan minyak zaitun sebagai dasar sabun. Formulasi 1 10%, formulasi 2 15 % dan formulasi 3 20% dengan variasi minyak zaitun. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi stabilitas sediaan selama 14 hari dan cycling test. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, formulasi 3 20% menyak zaitun memiliki stabilitas yang lebih baik dibandingkan formulasi lainnya.

Unduhan

Diterbitkan

23-09-2023

Cara Mengutip

Nurleni, N., hilma, & Firdiawan, A. (2023). FORMULASI SABUN CAIR EKSTRAK BONGKOL PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI DENGAN VARIASI MINYAK ZAITUN PADA BASIS SABUN. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 8(1), 55–59. https://doi.org/10.61685/jibf.v8i1.120